“Suatu Hari Nanti”

Suatu Hari Nanti

 

Lembaran kafan itu akan membalutku                                                              07 Juli 2013

Keranda itu kan menghantarku

Bendera kuning itu menjadi penanda kepergianku

Dan papan nisan itu kan bertulis namaku.

 

Bumi , di mana aku berada di atasnya

Kini aku tertimbun di dalam perutnya

Tertutup tanah dan hilang dari dunia

Tak seorangpun mau ikut serta

 

Ayah dan bunda di manakah mereka

Adik dan kakak tidak ada lagi canda tawa

Sahabat pun enggan ikut walau ku meminta

Inikah yang kalian sebut keabadian cinta???

 

Saat dunia masih di depan mata

Kalian mengaku cinta kita tak terpisah

Tapi, mengapa aku dibiarkan sendiri

Sendiri dalam gelap dan sepi

 

Tidak ada yang abadi

Dalam hidup fana duniawi

Semua hanya semu belaka

Yang kan sirna ketika tutup usia

 

Selamat tinggal dunia

Aku pergi menghadap Sang Pencipta

Entah bagaimana keadaan diri

Aku harus pertanggung jawabkan janji

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s