“Sajadah Cinta”

Sajadah Cinta

Di atasnya aku bertakbir                                                                            07 Juli 2013

Kemudian menunduk rukuk

Kembali tegakkan punggung memujiNya

Menjatuhkan diri bersujud

Aku terbangun bersimpuh di hadapNya

Kemudian sujud kembali untuk memujiNya

              Dengan hitungan yang ditetapkan

              Aku mengulangi setiap gerakan

              Merasakan kenikmatan dalam setiap pergantian

              Hingga diakhirkan dengan salam

Mata tertuju pada tempat sujud

Ingat akan mati dan kembali ke tanah

Berharap bumi bersaksi

Aku menciumnya untuk bersujud pada Ilaahi

              Mulut bersuara melafalkan kalimat indah

              Kalimat yang penuh makna dan nikmat

              Menggetarkan hati bila kau dapat merasa

              Inilah kalimat terindah yang terucap

Setiap telinga mendengar takbir

Suara imam yang lantang menyeru

Seluruh umat rukuk dan sujud tunduk di hadapNYA

Tidak satupun yang berbeda

Semua sama rata tanpa status dan jabatan

                 Hanya Hamba

                 Hanya seorang hamba di atas sajadah cinta

                 Memuja dan memuji Kekasih Nyata

                Cinta Agung nan Mulia

Hanya rindu

Hanya rindu berbalut air mata

Yang tertumpah di atas sajadah cinta

Berharap perjumpaan indah dengan Sang Maha Indah

                Dan hanya takut

                Hanya takut sebagai makhluk berdosa

                Di atas sajadah cinta

                Menghadap Yang Maha Perkasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s