Pudarnya Kesyahduan Malam

Pudarnya Kesyahduan Malam

Lembayung senja terpampang megah

Merah mega mewarnai langit senja

Mentari tersenyum terbenam indah 

Beriring gelap datang menyapa

 

Adzan terdengar menggema langit

Bersama langkah menyusuri jalan

Tua muda bersegera menuju masjid

Bergegas berlomba dalam kebaikan

 

Lantunan Al-Qur’an terdengar merdu

Menghias memecah sepinya malam

Dalam keheningan syahdu tertunduk khusyu

Setiap insan yang merindukan Tuhannya.

 

Namun, semua tergerus zaman

Terperosok dalam hura dunia

Masjid seolah hanya sebuah bangunan

Tanpa persatuan umat di dalamnya

 

Di manakah suara langkah itu

Ke manakah indah lantunan itu

Mengapa berganti musik yang menggebu

Mengapa langkah terasa kaku

Dan mengapa niat tertahan sinetron yang katanya seru

 

Tidakkah kita merindukan

Suasana syahdu nan islami

Sungguh kini, telah jauh semua

Kian memudar seiring zaman

 

Sadarlah diri, sadarlah hati

Ingat makmurkan masjid pesan Nabi

Ingat mengaji wasiat Nabi

Ukhuwah ajaran Nabi

Bersatu padu menuju cinta Nabi dan Sang Ilaahi.

 

*Shalat di masjid lebih utama bagi laki-laki dan shalat di rumah lebih utama bagi wanita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s