“Betapa Sombongnya Aku”

“Betapa Sombongnya Aku”

 

Betapa sombongnya aku

Ketika Adzan terdengar di telinga

Aku masih sibuk dengan urusanku

Abaikan suara indah yang menggema

 

Betapa sombongnya aku

Saat Allah memanggilku dengan PanggilanNya

Aku masih tenggelam dalam dosa

Menghiraukan dan menutup telinga.

 

Betapa sombongnya aku

Saat muadzin lantang menyeru

Aku masih terlelap di balik selimut

Bergumam nanti dan kembali  lelap

 

Betapa tidak pedulinya aku

Terhadap panggilan Suci Sang Maha Agung

Aku sibuk dengan hiruk pikuk kota

Tenggelam dalam urusan dunia

 

Padahal, siapakah diriku?

Siapakah Yang Menghidupkanku?

Siapakah Yang Menjagaku?

Siapakah Yang Memeliharaku?

 

Padahal, aku hanya sebutir pasir

Tak ada arti di banding laut luas

Tapi mengapa, aku terjebak kesombongan

Sehingga panggilan CintaNya kuabaikan.

 

Wahai Tuhan,

Betapa jauhnya aku dariMu

Betapa aku sombong terhadapMu

Aku tak mampu bila tanpaMu

Ampunilah aku Ya Ghaffur

 

“Renungan

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s